Thursday, October 13, 2005

Perempuan biasa

yea...

Aku cuma perempuan biasa yang punya emosi.
Aku cuma manusia biasa yang bisa putus asa
Aku cuma mahasiswa biasa yang sering gagal
Aku cuma seorang hamba Tuhan yang biasa... yang terkadang begitu kalut dengan keadaan dan kurang pasrah, kurang tenang

Menyadari semua ini seharusnya aku tidak harus terlalu khawatir dengan diriku sendiri yang "biasa"...
Nasib buruk adalah biasa... Keberuntungan adalah biasa..
Kehidupanku adalah "biasa"... cuma setitik debu di gurun pasir nan luas.

4 comments:

Anonymous said...

yah..hidup memang biasa....
Orang boleh berkata hidup itu perjuangan...
Orang boleh berkata hidup harus dimenangkan...

Sesungguhnya hidup itu juga adalah menanti kekalahan..

Flo said...

iya.. tapi sejauh mana kita harus tenang dan santai
lalu sampe sejauh mana kita harus struggle??

Anonymous said...

Tak perlu kita cari batas kepasrahan....

Takperlu kita cari batas kemampuan...

Yang perlu kita cari adalah kewaspadaan....

Anonymous said...

tenangkan lah jiwa ketika kita mengayun....

tenangkan jiwa kita ketika terluka...