Tuesday, July 09, 2013

Allah Maha Besar...

Today is one day be4 ramadhan and I'm once again stuck in a moment of deep thinking.
Sure that GOD has the best way to make us again and again being 'down to earth" means  to make us realize that GOD love us and we are nothing without God's help.

This writing has sucessfuly make me cry.. a deep cry and saying Astafigrullah that maybe after all this time I forgot to be thankfull and calm. Allah Maha Besar...

------------------------ ### ---------

Sahabat saya yang baik hatinya...
Sebagai seorang anak kelas 3 sekolah dasar di Purwantoro – kota Malang, saya tidak terbatasi dari kasih sayang Bapak dan Ibu saya, tetapi terbatasi oleh kemampuan orang tua saya untuk menyediakan uang jajan dan kelengkapan hiburan, jika dibandingkan dengan teman- teman saya yang anak-anak orang yang yang anak-anak orang yang lebih kaya dari kami.
Saya melihat diri sendiri sebagai anak baik, yang meskipun malas – tetapi menyelesaikan hampir semua pekerjaan dirumah dan materi pelajaran dari sekolah, dengan cukup baik. Tetapi, saya merasa bahwa Tuhan telah berlaku yang tidak sesuai dengan penghormatan saya kepada diri saya saat itu.

Pertanyaan saya, yang selalu saya katakan dengan menengadah ke langit, adalah: “Mengapa saya?”
Dari semua orang yang bisa kau miskinkan, mengapa aku?
Dan dari semua orang yang bisa kau kayakan, mengapa bukan aku?
Pertanyaan-pertanyaan itu memenuhi dada muda dan kepala kecil saya saat itu, dan yang sebetulnya sudah lama menggema sejak saya mulai mengerti mengapa Bapak dan Ibu berbicara dengan nada yang dibijak-bijakkan dan disabar- sabarkan - bahwa kami tidak semampu keluarga lain untuk memenuhi keinginan anak-anak mereka untuk mainan dan makanan kecil, setiap saat saya minta dibelikan mainan, permen, roti, sepatu, tas, atau baju baru.

Saya tidak pernah menyalahkan Bapak dan Ibu karena saya dilahirkan di keluarga yang kurang mampu. Saya hanya memprotes mengapa saya diperlakukan kurang dari hak saya yang seharusnya sama dengan semua orang.
Tetapi, sekecil dan semuda itu – entah karena insting atau karena keinginan saya yang terlalu besar untuk dihalangi oleh perasaan minder dan keterpinggiran, saya mulai melihat kepada diri saya sendiri sebagai satu-satunya jalan untuk keluar dan naik dari keadaan yang tidak saya sukai saat itu.

Dan ini yang saya lakukan, yang kemudian saya mengerti sebagai cara untuk menjadi pribadi yang mudah dibantu.

Jika keinginan untuk menonton film di bioskop di Jalan Kayutangan, di Malang sudah tidak terbendung lagi, karena teman-teman saya yang lebih mampu banyak bercerita mengenai lucunya film anak-anak ”Little Rascals” waktu itu, saya menyiapkan diri untuk bisa masuk gedung bioskop itu, apa pun caranya.
Setelah mencuci piring-piring dan membersihkan dapur, menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah, menyiapkan perlengkapan mandi adik nomor tiga yang masih bayi, Saya mandi sebersih mungkin, mengenakan baju sederhana saya yang terbaik, meminyaki rambut dengan minyak rambut Ibu, menyisirnya lurus ke depan untuk menjadi kuncung runcing di atas dahi saya, mengenakan sandal jepit, berpamitan kepada Ibu yang biasanya memang mengijinkan saya untuk bermain-main di luar rumah setelah mandi sore, lalu berjalan dengan penuh doa ke arah gedung bioskop yang kira-kira berjarak dua kilometer dari losmen kecil yang dijadikan asrama tentara – yang kami tempati saat itu.

Sesampai di gedung bioskop, saya memilih tempat berdiri yang akan dilalui oleh orang-orang yang akan membeli tiket masuk. Saya berdiri di situ dengan wajah yang sangat ingin masuk dan menonton, tetapi yang sedih karena tidak memiliki uang untuk membeli tiket masuk. Kesedihan di wajah saya saat itu tidak palsu, dan bukan permainan peran.
Memang saya sangat sedih dan merasa terhina, karena saya harus berdiri di situ sebagai anak baik, yang rajin, yang bersih dan rapih, tetapi yang menunggu dikasihani, dan dibantu untuk mendapatkan sesuatu yang kecil dan sederhana, yang tidak mampu saya dapatkan, tetapi yang dengan sangat santai dan mudah tersedia bagi anak- anak orang kaya yang tidak serajin dan sesungguh-sungguh saya dalam menjadi anak baik.

Sekali atau dua kali dalam banyak percobaan dari banyak sore hari yang serupa, ada bapak-bapak yang berjalan santai, menoleh ke arah saya, berpaling lamban ke arah loket bioskop, … tetapi … voila!!! … dia menoleh lagi ke arah saya, memandang wajah saya dekat-dekat, tersenyum, melambai memanggil saya, dan bertanya …:
“Kamu mau nonton?”
Saya mengangguk dengan gerakan kepala yang lebih berdoa daripada mengiyakan, berjalan mengambang seperti bermimpi ke arahnya, berdiri di belakangnya dengan sikap tubuh seperti anak dari bapak itu, dan berjalan memasuki gedung bioskop dengan kegembiraan anak yang dimanjakan dengan hadiah yang lama ditunggunya.

Sampai di dalam saya menatap mata bapak itu dengan teriakan terima kasih dan kegirangan yang tidak terdengar oleh orang lain, selain oleh saya dan Tuhan.

“Terima kasih ya Pak?”

Bapak itu mengangguk ramah dan tersenyum melihat wajah saya yang pecah dengan kegembiraan. Orang baik itu, pasti dimuliakan kehidupannya oleh Tuhan.
Lalu saya berlari mencari kursi yang paling strategis di dalam gedung yang tinggi atapnya serasa seperti menyentuh lantai surga. Saya duduk di kursi rajutan rotan itu, dua tangan di atas memegang lengan kursi, wajah semringah, dan kaki bergoyang maju dan mundur.

Oooh … hidup ini indah sekali …

Entah berapa tahun saya tumbuh sebagai anak kecil yang harus mentabahkan dirinya, untuk ikhlas menerima kekurangan dan kelemahan hidup yang tidak bisa dimengerti alasan dari penetapannya kepada diri dan keluarganya.
Tetapi, Saya jadi mengerti bahwa, Siapa pun akan dibantu, jika dia menjadikan dirinya mudah dibantu.

dan
Ada kepantasan bagi segala sesuatu. Siapa pun akan mendapatkan apa pun, selama dia bersungguh-sungguh menjadikan dirinya pantas untuk menerima yang ingin didapatnya.


-----------

Lebih dari empat puluh tiga tahun kemudian, hari ini… saya dapat melihat urutan kejadian dalam kehidupan saya di mana saya terselamatkan dari kesulitan, dinaikkan dari tempat-tempat yang rendah, dan dikeluarkan dari kungkungan masalah – karena saya dibantu.

Tidak ada orang yang bisa menjadi pribadi yang besar kemampuannya untuk membantu, tanpa lebih dahulu dijadikan sebagai diri yang membutuhkan bantuan.

Sahabat saya yang hatinya mulia,
Ini adalah cerita kehidupan masa kecil saya, yang pertama kali saya tulis, dan saya sampaikan di publik secara luas seperti ini.
Tidak mudah memang untuk menapaki perjalanan memori seperti ini, karena saya tidak bisa menghindari pengulangan dari kepedihan rasa hati saya yang ukurannya masih kecil saat itu.
Hati saya hari ini adalah veteran dari ragam dan corak kehidupan yang penuh dan pelik, tetapi tetap saja tergenangi dengan air mata dan tercekat oleh beban berat di dada, karena harus mengulangi rasa dari kehidupan Mario yang kecil itu – dengan menceritakan ini kepada Anda. Tetapi, mudah-mudahan Anda mengerti maksud saya, bahwa kita tidak mungkin menjadikan diri kita sebagai apa pun, tanpa menerima bantuan.

Setelah saya lebih tua ini, saya mengerti bahwa… Jika kita merana karena penderitaan, memprotes perlakuan tidak adil yang dikenakan kepada kita, tetapi tetap berupaya untuk tersenyum melalui genangan air mata – untuk menggembirakan Ayahanda dan Ibunda, meneladankan kekuatan kepada adik- adik, tampil sebagai pribadi yang ceria dan menyenangkan bagi teman-teman, dan tetap melihat diri sebagai yang sedang diperhatikan oleh Tuhan, kita akan diselamatkan.
Saya ingin Anda juga menghayati yang saya temukan, bahwa Jika kita bersungguh-sungguh untuk menjadi dan tampil sebagai pribadi yang baik, entah sebagai pengemis atau pemimpin, Tuhan akan memilihkan tempat-tempat terbaik bagi kita dalam taman-taman pemuliaan kehidupan.

Jika saja saya dulu mengerti, mungkin saya akan tersenyum tanpa harus meredam tangisan hati Mario yang masih kecil itu. Mungkin saya akan berdiri gagah berani, dan bahkan mungkin akan maju mendekati setiap bapak yang berjalan menuju loket penjualan tiket di bioskop itu, dan langsung saja berbicara mapan, ramah, dan sangat santun:
“Bapak yang baik, saya sangat ingin menonton film ini, tetapi saya tidak bisa beli tiketnya. Saya akan sangat senang sekali jika Bapak mengajak saya masuk, karena tidak harus ada tiket untuk anak- anak.”
Saya mungkin akan menangkupkan kedua tangan saya layaknya saya berdoa, tersenyum dengan wajah yang tulus meminta tolong, dan menatap dengan mata yang hampir menangis dengan kesedihan karena harus meminta dan sekaligus bergembira dengan harapan akan disetujui permintaannya.

Dan dibalik itu semua …

Di balik semua bantuan dari manusia, sebetulnya sedang bekerja sebuah mekanisme bantuan dari Tuhan.
Tidak ada siapa pun yang bisa membantu dan yang telah membantu kita, kecuali menjadi pelaksana penyaluran bantuan dari langit.
Dan jika Tuhan telah kita bahagiakan dengan upaya bersungguh-sungguh untuk menjadi pribadi yang mudah dibantu, Tuhan akan memerintahkan alam dan segenap kelengkapannya untuk menjadi pelayan bagi kita yang telah melayankan diri dan kehidupannya kepada harapan Tuhan.

Sahabat saya yang keberhasilan hidupnya penting bagi Tuhan,
Marilah kita berprasangka baik kepada Tuhan.
Tuhan tidak akan terkurangi sifat-sifat kemuliaan-Nya hanya karena kita meragukan kasih sayang-Nya.
Tuhan kita baik sekali kepada kita, dan sangaaaaat menyayangi kita. Dia sangat sabar menanti kita mengerti maksud dari penciptaan kita. Tuhan tersenyum ramah dan penuh kasih, sangaaaaaat penuh kasih, saat kita meratap, meronta, protes, dan menuduh Tuhan telah berlaku tidak adil kepada kita.

Dan ini yang diharapkan oleh Tuhan saat kita berada dalam derita hati seperti itu, adalah…

Tetap bersikap baik, tetap berlaku baik, tetap mengupayakan yang baik, dan bersabar menantikan yang baik.

Anda sangat disayangi oleh Tuhan Anda tahu itu, khan?

Cintailah Tuhan. Jatuh cinta lagi-lah kepada Tuhan.
Berbicaralah Anda kepada Tuhan dengan kelembutan dan nada suara dari pribadi yang sangat mengasihi Tuhan.

Mendekatlah dan rebahkanlah diri Anda kedalam pangkuan Tuhan Yang Maha Pengasih.
Menangislah dalam-dalam, dan laporkanlah semua kegundahan, keraguan, kekhawatiran, dan semua ketakutan Anda.

Dia adalah Tuhan Anda. Jika bukan kepada-Nya Anda mengadu, kepada siapa lagi?

Dan jika bukan Tuhan - yang tiada tersamai oleh siapa dan apa pun kebesaran dan kekuasan-Nya, siapakah yang akan memerintahkan kehidupan ini membantu Anda mencapai kualitas kehidupan yang menghubungkan kebahagiaan Anda di dunia dan di surga nanti?

Sahabat saya yang baik hatinya,
Ikhlaskanlah diri Anda sebagai diri yang baik bagi kehidupan, lalu perhatikan apa yang terjadi.

Mudah-mudahan Super Note yang tidak pendek ini, dapat menjadi pendamping saat Anda menanti datangnya keberkahan dari Tuhan, yang menjadikan Anda dan keluarga tercinta – jiwa-jiwa yang sejahtera, yang berbahagia, dan yang cemerlang hidupnya.

Sampai kita bertemu suatu ketika nanti, untuk berjabat-tangan dan berbincang ke sana ke mari tentang keindahan kehidupan ini.

Tuesday, July 24, 2012

3rd anniversary

Melow dulu yak...
 Ceritanya hari ke 3 puasa, dan ada orang yg bilang pipi saya lgs kliatan cekung. Kok bisa?
 Hmm mungkin karna tiap habis saur n buka, brian lgs minta nenen. Blm lg ditambah kerjaan rmh yg gak hbs2. Sebenernua bukan mau ngomongin puasa, tapi mengenang 20 july lalu is my husband n me's anniversary setelah 2 tahun brturut2 terlewatkan n terlupakan.. Hahahah, payah bgt yah, dimana2 1st an niversary kan yg pualig gampang diinget donk.. knp kita smpe lupa? Krn wkt itu aku lg hamil gede dah mau brojol, n tiap hari kontraksi2 ga jelas.. Anyway.Berikut kenangan dari our 3rd anniversary, ditiup brg brian walo dia smpet bengong doank..

Thursday, January 12, 2012

Life is upredictable [part 2]

Okay... again.. I has been placed in such a situation that make me contemplate.

On Sunday, June 26 2011, I wrote in this blog that 'Life is unpredictable' that briefly I told about how my office life is significantly change within 8 months.

Now it has been 7 months from that posting date, and I'm going to tell you some weird story that my office conditions are 'once again' changing dramatically.

It started 3 months ago that suddenly I got a new boss, but not replacing the old one, but she's as an addition. Let me draw the scheme of bosses in my company:
CEO --> BOSS 1 --> BOSS 2 --> BOSS 3 --> ME

Then the new boss that is externally recruited is becoming BOSS 4, and the scheme is change into:
CEO --> BOSS 1 --> BOSS 2 --> BOSS 3 --> BOSS 4 --> ME

Well, instead of getting a promotion, I even have a new boss?? Such a pity for me, but then at that moment, I has been able to cope with the situation, means that I'm not so desperate as it was before. I'm in the process of getting a new job outside, but in the meantime I'm still passionate to work and learn as many thing as possible. I'm just praying so that my new boss could bring happiness. No matter what.

Guess what, after 3 months, I got many surprise:

(1) BOSS 4 is getting so many critics from BOSS 3. As I ever mentioned before, BOSS 3 is very demanding to me. And she also do so to BOSS 4. This is actually kinda weird, as BOSS 3 is the one that recruit BOSS 4, so she should becoming a golden girl rite? I'm personally admire this BOSS 4 as she's very nice and kind person (at least until now, yea.. life is very unpredictable).

(2) BOSS 3 is resigned!!! wow... that is a good news for everyone, but unfortunately this boss is smart and knows everything, and she only has 10days to handover her job directly to her replacement. Aaaahh.. For me, this is also a disaster, because BOSS 1 and BOSS 2 will come after me (and to BOSS 4 who is still not knowing about anything).

(3) A job offer come to me.
Hahah.. I really never predict this one, as the job interview has been done since 2 months ago, and every recruitment process over a month that hasn't continued will be declared as failed. I'm in the situation that is not willing too much to move anymore as the environment is getting better (because of no 1 and no 2 above), but however, this job offer me an increase in salary at certain percentage that is most likely make many people move with logical reason. Money. Most of employee in private company has been trained not to be afraid of facing new challenges, including resigning and joining another private company that offer development.
But then, deep inside my heart, I still want to develop my skill in this current company. Let's say I has just learned about 40% of one valuable knowledge, and of course I'm very passionate to continue that learning.
So.. as BOSS 3 is in the process of resigning, I directly talk to BOSS 2 before I sign the offer. And another unpredictable moments happen.

(4) Unfortunately I only got a day length of being offered and then signing it.
So, to BOSS 2 I talk honestly that I'm having another job that offer me an increase, but actually I still love working in this company, but I definitely need money! And simply saying, I only give BOSS 2 time to consider whether I'm going to be promoted or not in only one day! But if then he decided not to do anything, then tomorrow I will have to resign. Gosh...
And you know what, BOSS 2 give me the promotion. effective next month.
And I'm staying in this company, rejecting the offer.

(5) After promoting, the scheme is becoming like this:
CEO --> BOSS 1 --> BOSS 2 --> BOSS 3 --> ME AND BOSS 4 is now equal

See?? in only one week, that were so many changes happen. And I'm stunned with my mind thinking about this all. Thing that I really never think before... is that BOSS 3 who used to be really awful, is the one who help to assure me to be promoted! Wow.....

Contemplating these sudden news, I was reminded by my husband:

“Dan dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu.” (QS. Al An’am : 165

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.”
(QS. Al An’am : 44)

Hopefully, I could be the person that is still 'down to earth'... Amin.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim : 7)


Allahu Akbar, Tuhan Maha Besar
and
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah

Sunday, December 25, 2011

Brian is coming into town...

Yehaa..



This night is supposed to be christmas night, where some people will sing "Santa is coming into town", and having their celebration. For them who are not celebrating Christmas, at least this weekend is 'pay weekend' or 'weekend setelah gajian' where everybody tend to get around the shopping mall and spend their money (And Jakarta tend to be in traffic everywhere on pay-weekend =P ).

And for me, I am going to sing.... "Brian is coming into town"....

Hahahahah..
Actually by having a son, I hardly can explain how grateful I am, how exciting the experience in spending time together with him, and how GLAD I'M AS A MOTHER! My son is becoming the center of my attention, my priority.
But at the same time, all of my activities, even on the 'pay weekend' is around him.
Today I've just had his hair cut, then bought a new shoes for him, then let him play around in Pondok Indah Mall, and then really wanted to go home as he got so sleepy. See??? I even never think about my needs or my own refreshing.
The Christmas holiday where we supposed to have holiday, is a full time for My Brian.

Well, surely I'm happy with that! or.. maybe I'm too dedicated to my son?
Hahahahahah...

Or... not like the other Mother, that doesn't work at the office, so their time at home is plenty, and they could do this and that when the baby is sleeping (like what I'm doin rite know...)
Or... not like the other Mother, that work at the office, but live in the same town with her parents, so in the weekend, Mother and Father could hang up or watch movies in the theater, and their children is with the granny..
Or... not like the other Mother, that have several baby sitters or maids, so they juz can leave their kids and have their own business.

I'm none of those mothers. I'm not a full time mom coz I'm working, but my mind is full of him!
Hahahahah....

So... in this holy nite.. Brian is coming into town, bring me thousand of gifts...

his smile.. =)

Sunday, June 26, 2011

Life is unpredictable

It's been couple of months ago when I posted some notes down here.
And today before I start to curcol, I incidentally re-read my previous notes, when Brian is still 3months. I was surprised to find that, I have ever said "I miss office". Wow!
That note is in contrary with the one that I'm going to write rite know, about how I hate office!

All the things change in a sudden. The time when I wrote it, is when I was about to back from pregnancy leave. Times when I have a very nice boss, a solid team work, some lovely office's friend. I used to have an environment that make me fill high spirited to come to the office. To do the best that I can!

I never predict before, that my boss is going to leave me, my friends are dissapearing one by one.. That I didnt get any promotion but my responsibility is getting higher.. And stuck with boss who were too much demanding!

well, life is unpredictable that my working life is becoming messy compare with 8months ago.

Sadly, I can not quit from this office as easy as ussual. I have some reasons to hold me here. It means that day by day I will have to face the boss who I dont like.

I do really hope, by knowing that life is unpredictable, this annoying situation will chanpe in a sudden.

ABRAKADABRAaa !!


i
r

Saturday, October 30, 2010

The end of my Pregnancy Leave

Yuhaaa... yuhu... hari ini hari terakhir aku senam... besok minggu hari terakhir aku nganggur cuti di rumah... dan hari senen besoknya, MASUK KANTOR LAGEEHHHH DEEE..
He he he... kbanyakan janji katanya mo nge share ini dan itu di blogger, niatnya ingin membantu ibu2 lain atau bapak2 lain yang sedang mengalami 'the exciting of having a baby', supaya ada cerita buat sekedar referensi gitu..
Ternyata... TOO MANY TO BE SHARED, MAKE ME NOT SHARING ANYTHING
wkakakakakakakakakka

Lepas dari penantian panjang 40minggu pregnancy time, trus dederdoer nya melahirkan normal, ditambah bgadang tiap malem slama 2bulan, pluuss lucu2nya my baby di usia nya yg 3 bulan ini, membuat saia akhirnya ga posting apa2 di blogger. Cerita jadi begituuuuu luas, ilmu jadi begituuu beraneka... menurut dia bener, blm tentu bs di apply di kondisiku, ataupun sebaliknya. Belum lagi exciting nya becomming a new mommy, rasanya semuaaaaa pengen ditulis n dicritain. Belum smpat cerita, uda ada cerita2 baru yg lebih menarik besokan nya. Nah loo...

Yawsdah.. intinya adalah, belajarlah dari berbagai sumber, dan jgn keburu percaya pd 1 hal saja, karena your baby is UNIQUE! Punya karakter yg very customized. Dan karna tiap orang tua ingin yg terbaik buat anaknya, banyak2 bertanya pd yg lebih brpengalaman, baca buku/majalah, browsing internet, and DON'T NEVER EVER STOP LEARN TO BE THE BEST PARENTS!

Terakhir... sebelum kembalinya saya bekerja dan cicitcuit lagi dengan temen2 kantor (itu tuh yg bikin kadang2 bahwa 'kerja' itu ngangen'in, gak melulu buat mengeluh2 aja), mo saia pajang lah disini poto anak saia, si kecil Brian yg semogaaa.. makin lama makin lucu n nge gemesin, semoga... sehat sentausa berbahagia sampe gede, dan semoga... jd anak yg pinter yg bs dibanggain kedua orang tua nya.
Amin..

Wednesday, July 28, 2010

Waiting for My NewBorn Baby

Again, waiting is sumthin that could make you crazy..

If I count with mathemathic calculation, today is 40weeks 1 days of my pregnancy period,
which means... My Baby is supposed to have been born!
But well well well... I have to be patient.. The baby have his own day, maybe one of BEST DAY which has been planned by God to him.

I've been asking to everybody bout pregnancy, bout normal baby birth, baby daycare.. but the most difficult moment, I think, is
baby birth moment!

Yea.. maybe part of me feel kinda 'post power syndrome' hihihi.. Because I've been taking my maternity leave since a week ago, and I really feel bored being at home without activities. I've tried to do this and that, but I can't concentrate, coz deep down in my heart, I really wait for him, I really miss my baby..
Arrgghhhhhhh...

Baby birth knowledge

(1) Contraction
I've been experiencing this since 3days ago.
I asked my friends bout contraction, the difference between contraction before baby birth, or feeling want to pup, or 'masuk angin', hi hih... And they are right. Sick of contraction is like you have your 1st day menstruation. Only women know this. I could not describe it. My daddy said, we have to differ it with 'braxton hicks' or 'kontraksi palsu'. The real contraction as a sign of baby birth will have regular rhythm, maybe start with once in 30minutes, then every 15minutes, then 10minutes, than 5 minutes.
Not as easy as it told, coz since 3 days ago, I can not describe the braxton hicks, or regular rhythm, or juz wanna have pup.. AIYAAAAAA... It's just almost the same. Then when you should decide to go to the hospital before it's too late?
Well, some people suggest me to go to hospital only after 'YOU CAN'T SMILE ANYMORE', means, the sick of contraction is unbearable. But that condition will only apply if you could reach the hospital as soon as possible. If it's not, it will be more safe if you stand by in hospital since the contraction is regular in 10minutes.

Up to this moments, only contraction thing that I feel, thing that I could share.
This is waiting time.. maybe I will update the knowledge later, after I've been felt it, one by one steps towards a baby born

ARGGGHH... hope through this note, I could be more patient..

Thursday, May 13, 2010

the ART of Fried Banana

alias pisang goyeng...

Ceritanya skrg lg demen ma pisang goyeng, ntah bawa'an bayi ato gag, tp bukan beli loh.. maunya bikin sndiri di rmh. Soalnya kalo beli, biasanya pisangnya ga manis, trus keras, dll. Pokognya kalo beli pisang goreng, slalu hasilnya tdk memuaskan.

Percoba'an pertama bikin pisang goreng, langsung donk.. sperti kata nyak n babe aye di rumah, bikinlah dengan menggunakan pisang raja, coz, according to my family, it's the best pisang utk digoreng. Trus beli pisang raja di kerpur, eee.. kog hasilnya kagak enak? naahh ternyata sodara2, kesalahan saya yang pertama
1# Pakailah pisang raja yang benar2 matang dan sudah empuk. Karna jika tidak, pisang raja yang masi mentah, rasanya akan sepet2 di tenggorokan, gak manis dan gak empuk.

Kemaren wkt hari minggu, eee ada tukang pisang liwat dpn rumah, langgsunng deh aye beli ntu pisang, murah lo buu, 1 sisir gitu cuman 7ribu rupiah sahaja (klo di kampung ane mungkin lebi murah yak?). Trussss... ternyata wkt mo masak pisang goreng me and husband dah kburu capek, n akhirnya ga jadi de..

Dasar ngidam, uda kebayang2 kan tu pisang raja yang dibeli, uda mateng... uda empuk... hmm.. pasti manis dah. Lusanya baru deh bela2in, pulang kantor bikin ntu pisang goyeng. Tapi percobaan kedua ini salah lagi, soalnya husband ga ngegula'in itu tepung buat si pisang, malah dilada'in and digarem'in. Alasannya mo bikin rasa baru, manis gurih.. tapi jadinya malah bakwan pisang yang ammburadull
2# Pakailah tepung terigu yang original, kalo bs jangan pake tepung instan. Trus, jangan pake bumbu tepung bakwan, nanti kaco beliau rasanyah. kikikiki

Nah.. trus hari ini hari libur lagi nih.. sudah bertekad, si pisang yang 1 sisir itu masi banyak yg blm digoreng, dan hari ini udah muateennggg buanget sampe beberapa agak benyek. Dah bertekad pingin dibikin pisang goreng kipas biar cantek bentuknya. Tapi ternyata si kipas malah ancur. That's another mistake..
3# Kalau pisangnya baru mateng, boleh lah dibentuk kipas. Tapi kalo udah kematengan or rada benyek, lebi baek bentuk gelondongan aja, karna si pisang uda rapuh klo dibikin kipas dia bakal ancur minah

Trus husband lagi2 bikin percobaan, si tepung terigu original ntu dicampur ma Energen kacang ijo, trus di dalem si pisang disisipin keju and meises, ditutup, dibalurin tepung, trus digoreng. hasilnyaaa?????
ENAAAAKKKKKK

Akhirnya.. ngidam pisang nya terpuwaskan.. hohohoho....

Friday, May 07, 2010

BUMIL's BENTO

Helo Dee...


Today is almost 7months of my pregnancy period... a bit hard b'coz I'm so easy being tired, my foot is oftenly cramp.. the baby keep on kicking my stomach... uggh..
and one more...


I keep on EATING! huaahahahahahaha

Thursday, February 11, 2010

May I Hate Djakarta [part-2]

Bwehehe...

My last post is too expresive.. without complete explanation I guess, he he he... That would make you the reader a bit confuse, and the writer (ME?) will also confuse if I read again the posting in the future.

Actually what is annoying 'bout Jakarta for me, subjectively, is because, this city is too wide and too complicated to adapt. I've been working in Jakarta (including Cikarang, Bekasi??) for 3years more. And in the mean time, I still know only a small part 'bout this place. Maybe for the 'native Jakarta', it won't be so bad to be here. Even I often meet friends that really love to live here, especially with their family.

If you only talk bout work and career, this place is a heaven with many opportunities. Yes it is a tough competition, but with lot of chances for a hard worker. You could learn from many great bosses, clever and creative people, smart peers, etc. CREATIVE! I found the Jakartanese is very creative, but not in art. Of course they are creative!! When you are stuck in a traffic, but you have important meeting, and you're gonna loose many if you're late, then your brain will think harder to find a way out. When you have some problem, without anybody to help, your eyes will be more sensitive to look for any opportunity to solve it.

For me, it's a big learning. And I strive for that -that's why I'm still here..-

But now, in pregnancy time, when you have a different priority which is not always about office and office, this crowd, this competition, this difficult place is not as interesting as before. You could say that we're still on 'Work Hard - Play Hard' situation. WORK HARD? Yes. PLAY HARD?? Hmm.. Let we figure the terms of 'play' is kind of relaxing mind, when you could pay attention to your family, call your friends happily, enjoy the nature, breath deeply, peacefully, do something you like, etc.
In Jakarta, where traffic is wait for you every working-days, you could hardly PLAY HARD except WEEKEND, and it's deduct with the time you spend for sleep and rest after work hard 5days full! It's a precious time to spend the time together with your family in this town. And that's what make me most DESPERATE!!!! Are you sure you have do a PLAY HARD or you just run away from your stressfull mind every weekend? You spend your money for a 'fake pleasure' only for compensation of the hard work, not because you enjoy it! That's why I say the art here is poor.. compare with Bandung... Jogja.. Bali... where everybody have a REAL PLAY, REAL REFRESHMENT to grow the art senses.

Talking 'bout the art, the poor heart is influencing me also.
Once of a night, when I was back home from the office, in the traffic light, I saw a little boys was sitting in the corner road, crying..alone. My heart said that I had to help him. Maybe something bad had happened to him, lose his parents, or else. But my mind reminded me "HEY! This is Jakarta! Be careful! That boy could be a criminal sindicate to trap you, to rob you! Be ware! This is 8 p.m and the road is not safe for young lady for you!"

Guess what, I just watched him crying, till the traffic went green, then pass by with a BIG BIG BIG regretness, but didn't know what would be better than I did. If only I were a strong man, I would be brave to take any consequences of helping him. If only this is not JAKARTA, maybe I could sincerely help him without any worryness. Slowly but sure, I become pathetic, individulistic, juz like them!!! AARRRGGggghh!!!

Jakarta oh Jakarta... this is with a slow intonation.. May I hate you?

Wednesday, February 10, 2010

May I Hate Djakarta??

Actually I want to write the title in more sarcastic way such as " I Really Hate Jakarta" or "I'm sick to be in Jakarta!" ha ha ha... But then we could view our feeling as a temporary emotion, a 'long-term caused' for a move, rite? I don't know which one mine..

====
Yea, everybody has their own footprint, and my print in Jakarta had never come into my mind before. I am just ordinary girl who grown up in small and peace town. Only heard 'bout Jakarta a little, and never ever has a dream to live here. But then, HERE I AM! Get stuck!


I HATE THE TRAFFIC which make time become so short... waste fuel, waste day and night, waste opportunities only in Road!! Almost everyday.

I HATE THE INDIVIDUALISTIC PEOPLE which make life more difficult. Nobody to help you sincerely, because their life has been difficult also! People is on high speed, high competition, and everydat is not about 'what I will eat today' but always thinking of "who I will eat today?

I HATE THE CONSUMTIVE and SHOW OFF HABBIT which make everybody becoming so so materialistic, never get satisfied of what they have, but keep on shopping and shopping and showing their high life style.

Yes, maybe this place could make you rich in money, but never make you rich in heart...

Pfuiihh...

I miss my lovely Jogja... or Pekalongan..

Tuesday, April 28, 2009

After all... Resigning...5 stuff that I love

Yupiya..

Today is not my last day working in this company.. this is just my last 3days. wehueheuhe.. Because in the last days maybe I'm to busy to "cipikacipiki" or tearing my eyes, hiks hiks.. goodbye my friends.. goodbye my laptop... goodbye my office.. I'm gonna miss you..

Well, this writing is not about 'why I decided to move' because it's all have been done in the exit interview with my HRD (thanks Bu Memi..) but beside all of the joy for this time, I also have some beautiful memories working in this company. Not in detail, but there are parts of the work which I used to deal with, and used to be fun with, and... it's all the work's stuff!

Ets, don't worry, No.. I'm not going to describe the boring job description.. hehe.. this is a blogger, not a resume..

====

Ok, let's start!

(1) Yuhu... That's my bf's earphone.. hihi not mine. But it's a very usefull stuff especially when you have to be located in remote area, no friend, when the clients ignore you.. when the situation go bad..
Just singing the song and get fun with the work!
"La la la li li li.. senangnya rasa hati"


(2) The most attached stuff which I have to bring anywhere, it's my beloved notebook.
We are nothing without it..

I'm gonna miss it..
hummpffff...
* ups.. my desk is misserable yak? * =D


(3) it's my flash disc. I frequently get problem with the USB because it's always use hand by hand among the team, among the clients, and easy to get broken or loss. and again.. it's my bf's hihihihihi (mine have been broken and loss)




(4) Number 4 is... Aiyaaa that's my beloved calculator!! It's special because the size is not too big, not too small, and very helpful because the screen can be standed, and it's not expensive... you can find it in any store everywhere (ups.. advertisement attached.. hehehe)






(5) THE PEN CASE!! yep yep.. we have to use oftenly red bolpoint, tixin to cover the binded documents.. Also I bring a scissor, selotip, pencil, eraser, stepler, binder clips, stabilo, post-it, etc.

Without it, I feel un-complete.. huks..
(LEBAY!! hihihihhi)

and then .......................................

(6) What is number six.. humm.. hey... No six...
The title of this blogger is 5 stuff that I love... But maybe I want to attached the last picture of mine... crazy things to do to refresh our mind in work, without any supervision,



HumMM wiiiiiiiiyyy!!!

Deloitte.. once again..
I'm gonna miss you after all..




Friday, December 26, 2008

Aiya ya yaaaaa

Whiihihi... scream first, and then sigh, and then write =)
Yep! this is the 1st day of my magabu-ing time in office after my last post in blogger, and you can not imagine, how much I MISS THIS TIME!

You could call me a "work coruptor of time", because I enjoy my magabu'ing time to do sumthin else like reading articles, writing this kinda blog, going to the shopping center, or else. Well, I also admit that if you are in this condition for a very long time, you will feel very bored, but it will be like a diamond, or a water in a dessert if you could steal a lil time in your peak season hours

And I yell again..

AIYAAAYA YAAAAA

And this day is precious because this magabu'ing time only a lil day, before I go again to the client, pressed by work, shouted by client, watching by my manager. Pfuyy.. thanks God you still gimme this precious thing...

AIYAAAYA YAAAAA

Actually I have new blog, hmm... a secret one, coz I feel like I need sorta privacy these days, to share my mind about this work world, a thoughtful one. I hope that I can pick a learning for each of my working experience. To gain my ability, improve my wisdom, and like my bf said..

IT'S A SKILL INVESTMENT!

Aiyaa ya yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Monday, October 13, 2008

Laskar "Bunga Seroja" Pelangi

Picture above is one of the saddest moment when Ikal try to chase Lintang his best friend, the one who give him best spirit to keep studying and learning

Mari menyusun seroja.... bunga seroja....(aaa..aa)
Hiasan sanggul remaja..... putri remaja
Rupa yang elok dimanja.... jangan dimanja..... (aaa..aa)
Pujalah ia oh saja.... sekedar saja
Mengapa kau bermenung oh adek berhati bingung....
Mengapa kau bermenung oh adek berhati bingung....
Janganlah engkau percaya dengan asmara....
Janganlah engkau percaya dengan asmara....
Sekarang bukan bermenung dalam termenung
Sekarang bukan bermenung dalam termenung
Mari bersama oh adek memetik bunga..
Mari bersama oh adek memetik bunga..

CITA-CITAKU {bukan} JADI GURU

-- sebuah ‘awakening mind dari film “LASKAR PELANGI” --

Dulu waktu kecil aku ingat guruku di kelas akan bertanya tentang cita-cita kami murid-muridnya, dan aku tanpa pikir panjang menjawab jadi arsitek, kemudian sebulan kemudian berganti cita-cita jadi desainer, trus bulan depannya ganti lagi... Hehe.. plinplan amat yak. Trus teman-temanku biasanya ingin jadi dokter, insinyur, pilot, astronot, etc. Familiar job lah.. Aku juga ingat bagaimana guruku akan memotivasi kami supaya besok kalo udah gede jadi orang sukses. Amin!

Tapi cita-cita jadi ‘guru’ kok sepertinya gak pernah terucap ya? At least menginjak SMP, SMA, saat seorang anak mulai melihat kesederhana’an guru-gurunya dan lalu potret seorang guru itu pun jauh dari citra ‘sukses’. Aku bahkan masih ingat ada salah satu guruku yg melarang kami utk jadi guru. Wew.. kok gitu amat yak? But that’s the fact that sometimes.. even our teachers are regret that he or she is a teacher! Is that a common phenomenon that we are taught by teachers that desperate to teach us?

Kenapa ngomongin guru sih?

Kemaren aku baru aja nonton Laskar Pelangi. Hehe.. rada basi ya secara tu film uda lama banget di bioskop Jakarta. Ceritanya familiar karena diangkat dr novel terkenal dengan judul yg sama by Andrea Hirata. Kalo tentang tetralogi bukunya, denger2 sih overal tentang semi biografi pengarangnya, nyeritain dr kecil dia di Belitong sana, sampe gede, sukses n dapet beasiswa ke Paris.

Kalo film Laskar Pelangi ini, temanya pendidikan anak desa dimana salah satunya si Andrea Hirata kecil. Film bertema serupa sebelumnya pernah diangkat tapi dari bagian Papua. Pernah denger Denias-Senandung di Atas Awan* kan?

Film Laskar Pelangi ini bagus menurutku. Well.. ini pendapat seorang manusia Indonesia yang belum baca bukunya (dan habis ini kayaknya perlu banget nih baca..). Kasting pemainnya lumayan oke dan aku menimati keseluruhan akting anak2 kecil itu. Keren! Aku bilang keren karena film ini ‘kena’ banget buat bikin terenyuh tentang nasib anak2 miskin Indonesia yang gak bisa menikmati pendidikan dengan layak. Coba deh film ginian lebih banyak lagi di Indonesia, at least bangsa ini bisa lebih banyak mikir tentang nasib anak-anak di dalam negeri, gak melulu nonton film-film action luar negeri. Film indonesia meskipun kata orang-orang kualitasnya ga bisa sehebat film amerika, but film-film semacam Laskar Pelangi inilah yang bisa lebih mudah menginspirasi dan menyadarkan kita daripada film luar karena kenyataan2 yg ditampilkan itu ada di sekitar kita. Ketidakberdayaan bangsa ini dekat dan kita saksikan setiap hari, tapi tanpa membuat kita 'merasa ada yang salah'.

Kenyataan yang terjadi sekarang, film-film Indonesia malah pada ngangkat tema horor dan alasan produsernya bahwa itu film yang bisa menyedot banyak penonton. Aduuuh..itu tontonan mendidik apa engga coba???

Eits.. Tulisan ini bukan mo bikin resensi film Laskar Pelangi. Kemarin waktu abis nonton film itu tiba2 berasa banyak uneg2 berkeliweran. I call this ‘awakening mind’. Beberapa point yang jadi pembelajaran buatku bahwa setiap manusia bertanggungjawab atas hidupnya masing-masing. Mereka yang pemalas jangan harap jadi orang sukses (kecuali faktor ‘x’, alias beruntung kali yee). Ada salah satu tokoh di film itu namanya “Lintang”. Diceritakan ni anak nelayan jenius bener, menghitungnya cepet, hapalannya kuat, rajin belajar n pengetahuannya luas. Dia pun akhirnya harus bertanggungjawab akan kehidupannya, keluar dari sekolah (SD Muhammadiyah) karena mendadak ia dan adik2nya jadi yatim piatu dan dia yg masih kelas 5 SD harus kerja ngehidupin keluarganya. Miris rasanya liat fenomena itu.. potensi seorang anak yang tersia-sia, akhirnya terpaksa putus sekolah dan cuma jadi nelayan.

Ikal (as known as Andrea Hirata kecil) adalah contoh yang beruntung. Aku gak tau cerita detailnya karena belum baca bukunya yg lengkap, tapi pada akhirnya Ikal dapet beasiswa melanjutkan sekolahnya ke Perancis, alhamdulillah.. Trus bagaimana dengan Lintang? Ironis sekali aku melihat penggambaran tokoh Lintang yang harus berusaha lebih keras dari teman2nya utk mencapai sekolah karena rumahnya paling jauh (di pinggir pantai) dan harus nunggu buaya pergi dulu dari jalan yang dilaluinya ke sekolah. Mataku berkaca-kaca tiap kali menyaksikan Lintang yang sepulang sekolah mengurusi ke3 adik-adiknya yang masih kecil (ibunya sudah tiada) sambil menunggu bapaknya pulang melaut, tapi tetap rajin belajar dan banyak baca koran untuk memperluas wawasannya. Wow!

Aku hanya mengandai-andai jika Lintang kecil itu akhirnya dapat beasiswa sekolah hingga tinggi dan adik-adiknya itu ada yang menanggung, mungkin dia bisa jadi the next BJ. Habibie, mengharumkan nama bangsa atau memajukan teknologi negeri ini dan membuka lapangan pekerjaan baru. Who knows??

Tapi bagaimanapun Lintang adalah contoh anak jenius yang sadar pentingnya pendidikan. Ini didapatnya dari Ayahnya yang entah dapat kesadaran dari mana, menanamkan motivasi belajar dan jadi orang sukses pada Lintang kecil. Tapi coba dihitung berapa banyak orang tua miskin macam ayah Lintang yang ingin anaknya sekolah jauh-jauh seperti ini? Seberapa tinggi kah kesadaran akan pendidikan bagi orang-orang desa yang miskin akses informasi? Kenyataannya, anak-anak miskin ini bahkan tak ingin sekolah dan akhirnya disuruh bekerja membantu ayah ibunya.

Anak-anak ini, baik yang secara intelektual pintar ataupun biasa-biasa, belum tau apa itu sukses. Mereka mana tau bahwa belajar itu pangkal pandai atau sukses. Lingkungan lah yang akhirnya membentuk semangat mereka untuk maju dan mencapai cita-citanya. Orang tua adalah yang utama membentuk kedisplinan mereka di rumah. Peranan guru juga gak kalah penting dalam membentuk motivasi anak-anak. Pintar saja tidak cukup! Mereka harus punya emotional quotience (EQ) untuk tetap rajin belajar dan gak berputus asa meraih keberhasilan hingga dewasa. Dan nasib anak-anak miskin ini, siapa yang akan menanamkan motivasi belajarnya? Siapa yang akan terus menyekolahkan mereka?

Kalau memang benar Laskar Pelangi itu kisah nyata.. Maka indah sekali kebahagiaan 10 anak-anak itu bisa sekolah SD, dapat guru cantik yang baik, menang lomba cerdas cermat.. Subhanallah..Sungguh menyenangkan kenangan Lintang akan piagam kemenangan lomba yang dipajangnya di rumah.. Atau piala lomba karnaval yang menghiasi lemari sekolah.. Aku juga terharu saat Pakcik (a.k.a kepala sekolah SD tersebut) berkata pada temannya, “Inilah salah satu sekolah yang akan mengajarkan pada anak-anak miskin itu akan pentingnya ahklak dan budi pekerti, sehingga kesuksesan tak melulu dari materi, tapi menggunakan pendekatan hati

Terus gimana? Setelah dibukakan kenyataan melalui film itu, lalu apa yang akan kita lakukan? Mau tunggu negara memperbaiki taraf pendidikan di Indonesia? Mau tunggu pemerintah meningkatan kesejahteraan guru sehingga mereka bisa lebih berdedikasi dalam mengajar generasi muda?
MIMPI SAJA!

Sebelum mengharap yang terlalu berlebihan, mungkin lebih baik tunggu dulu para wakil rakyat itu tak hanya tidur saat rapat di DPR.. atau tunggu dulu para penyalur bantuan dana itu berhenti korupsi memangkas sumbangan pendidikan untuk kepentingannya sendiri.

Setiap manusia bertanggungjawab atas kehidupannya masing-masing. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin tinggi kemampuannya untuk survive, semakin banyak pilihannya untuk berkelit di masa sulit. Lebih baik memberi kail daripada memberi ikannya. Pendidikan akan lebih bermanfaat bagi seorang anak untuk kelak bertanggungjawab atas kehidupannya.

Terus, kenapa aku tak jadi guru saja?

Ada salah satu adegan dalam Laskar Pelangi dimana teman-teman dan Bu Guru Muslimah itu tak berdaya melepas kepergian Lintang yang terpaksa harus mengakhiri sekolahnya. Ikal hanya bisa berlari dan menangis. Semua hanya bisa bersedih.. Hal ini menggambarkan ketidakberdayaan orang-orang miskin dan ketidakberdayaan Bu Guru itu mempertahankan murid jeniusnya itu. Kenapa? Karena untuk membiayai hidupnya sendiri saja mereka kewalahan, bagaimana bisa membantu seorang Lintang dan adik-adiknya?

Aku memilih tak jadi guru karena memang aku melihat potret guru-guruku dulu yang berpayah-payah mengajar dengan mengandalkan gaji yang tak seberapa. Mereka harus cukup puas hanya dengan titel “pahlawan tanpa tanda jasa”. Sungguh mereka itu pahlawan. Sampai dengan detik ini, aku bahkan belum habis mensyukuri jasa mereka yang telah membentuk pendidikanku.
Aku memilih tak jadi guru, karena aku harus sukses dan pencitraan guru semasa ku kecil, jauh dari kesan itu. Lagipula, tak bisa semua orang bisa jadi guru. Dibutuhkan bakat dan kesabaran untuk menghadapi anak-anak yang beragam sifat dan kemampuannya. Dan guru-guru haruslah orang-orang berkualitas untuk mendidik anak-anak yang sukses. Bu Mus adalah contoh seorang wanita sabar yang berdedikasi tinggi mensukseskan muridnya, jeli melihat potensi masing-masing anak dan mengembangkannya dengan tepat. Apakah aku bisa menjadi guru yang seperti itu?

Mau mengubah dunia tak kan bisa begitu instan. Mungkin akan lebih baik bila dimulai dari masing-masing individu. Sekarang pun aku hanya manusia biasa di awal karirnya yang sedang berusaha untuk rajin bekerja. Cita-citaku kini tak lagi sesimple dulu, ingin atau tidak ingin jadi guru. Cita-citaku kini ingin sukses setinggi-tingginya untuk kemudian bisa menyisihkan sebagian kekayaanku untuk membantu anak-anak pintar macam Lintang agar bisa terus sekolah secara berkelanjutan. Boleh jadi bila rejekiku memang ada, ingin rasanya membentuk sekolah dan meng'hire guru –guru yang berkualitas dengan gaji yang sangat pantas agar mereka bisa mendidik anak-anak pintar miskin itu dengan lebih bersemangat.

But that’s still beyond my capabillity. In my previous conversation with my bf, we even have ever talked about our retirement planning. Kita mau tinggal di rumah lalu bikin semacam les untuk anak-anak supaya mereka terbantu belajarnya di sekolah.. Atau bikin berbagai kursus keterampilan supaya anak-anak miskin itu punya bekal dalam melanjutkan penghidupannya kelak. Setiap manusia memang bertanggungjawab atas kehidupannya masing-masing, tapi membentuk manusia bertanggungjawab itu seharusnya dimulai sejak kecil.

Tulisan ini hanya sekelibat ‘awakening mind’ dari film yang sangat terbatas durasinya. Mungkin akan timbul awakening2 lanjutan setelah aku baca novelnya nanti, atau setidaknya harapan ‘awakening mind’ untuk khalayak luas yang menonton film tersebut, agar tak hanya duduk termangu dan sedih, tapi berbuat sesuatu!

Sesuatu yang seiklhasnya, sesuai dengan kemampuan diri sendiri tapi cukup berharga menyelamatkan seorang lintang atau beberapa lintang yang lain.

===========
Footnote:
*) Film Denias, cek the site on: http://www.deniasmovie.com/news07.html

Saturday, September 20, 2008

Stick With You

I don't wanna go another day...So I'm telling you exactly what is on my mind
Seems like everybody is breaking up, throwing their love away.. But I know I got a good thing right here, that's why I say

Nobody gonna love me better... I must stick with you forever.
Nobody gonna take me higher... I must stick with you.
You know how to appreciate me.. I must stick with you, my baby.
Nobody ever made me feel this way... I must stick with you.

I don't wanna go another day.... So I'm telling you exactly what is on my mind
See the way we ride, in our privated lives, ain't nobody getting in between
I want you to know that you're the only one for me

And now... ain't nothing else I can need
And now... I'm singing 'cause you're so, so into me
I got you... We'll be making love endlessly
I'm with you
Baby, you're with me

So don't you worry about people hanging around
They ain't bringing us down
I know you and you know me and that's all that counts
So don't you worry about people hanging around
They ain't bringing us down
I know you and you know me and that's why I say

Nobody gonna love me better... I must stick with you forever.
Nobody gonna take me higher... I must stick with you.
You know how to appreciate me.. I must stick with you, my baby.
Nobody ever made me feel this way... I must stick with you

Thursday, September 18, 2008

Pilih CINTA atau MATEMATIKA

Whihaa!! Ayo bicara cinta.

Hari ini sudah ½ working hours kuhabiskan hunting n browsing di internet, demi utk menghasilkan sebuah tulisan ini (demi kamu Yank..) Bicara cinta itu seperti membicarakan suatu makanan enak. Iya enak karena kamu memakannya dalam porsi yang tepat, kalo sudah terlalu banyak jadi eneg. Iya enak sekarang.. tapi nanti akan ada kisah2 makanan enak yg dimakan kemudian sehingga kita jadi termalu sendiri dengan kebanggaan si makanan enak yang sekarang. Iya enak, tapi bicara makanan di tempat umum jadi kembali pada definisi masing2 orang ttg ‘taste’ utk menilai suatu makanan cocok ato enggak dengan lidahnya.

1st key words I type in google is: boyfriend story. Ternyata hasilnya cuma blog2 luar negeri yang notabene ABG lagi ngomongin aktivitas sehari2nya dengan sang pacar. Mission failed..

2nd key words I type : kisah dengan pacar. Wew.. makin serem.. isinya web2 jorok n porno, cerita2 ML dengan pacar, dll (blum sampe aku buka sih.. ngliat kata2 kuncinya di google aja dah kliatan itu web ga ada yg bener.. buka gituan di kantor cari mati juga lah)

3rd key words I type: pacarku sayang. Humm.. mulai muncul beberapa blog yang mengisahkan tentang masing2 pacar. Kalo cuman aktivitas biasa2 mah ga ada yg terlalu istimewa dari ceritanya. I need something… MORE! Trus akhirnya nemuin situs blog yg romance abis.. gw ampe bingung ini kok ya bener2 romance?? Masih gak jelas jenis kelamin si penulis cowo pa cewe.. klo cewe wajarr… klo cowo agak kterlaluan romantisnya… trus liat link2nya disitu, mulailah blogwalking.. Wee… blog tmn2nya jg romance2 smua.. ada cerita dia putus dari ceweknya.. masih penasaran sih brarti empunya bloggernya cowok yah? Gile ni cowo melow abis yah? sampe akhirnya DHUWEERR.. Aku baru nyadar bahwa yang nulis itu CEWEK JUGA?? Whadehel??? Jd drtd aku baca blog-blognya lesbian? Arrgghhh…..

4th key words (uda agak2 desperate ga nemuin ilham nih Yank.. itu dah panjang banget googlingnya…hiks)
I type: cerita cinta bijaksana. Pfuh.. I hope I can find something.. Tapi mungkin karena agak empet dengan romantisme yang barusan kutemukan, aku memilih cerita lain yg lebih logis..

And I found this.. taken from Galang Lufityanto (source: http://www.galang.biz/)

Dalam operasi matematika, cinta itu adalah hubungan perkalian. Ahli-ahli kimia bilang cinta itu adalah katalisator. Dengan satu ucapan yang menghibur dari orang yang kita cintai, hati kita bisa melambung hingga ke negeri antah-berantah. Tetapi satu bentuk kekecewaan yang dilakukan oleh orang yang kita cintai pada kita, duh sakitnya pasti akan membekas sampai lama. Kita bisa jadi sangat terhibur karena cinta, namun sebaliknya bisa juga menjadi sangat tersakiti oleh cinta. Aku beberapa kali menemui orang-orang yang mengalami trauma dalam cinta dan berjanji tidak akan pernah jatuh cinta lagi. Menyedihkan sekali, bukan? Aku hanya bisa mengatakan, tanpa cinta pun hidup kita sudah membingungkan. Ini juga didukung oleh Hukum Termodinamika II, yang berbunyi entropi selalu positif, yang artinya : alam termasuk manusia akan cenderung menuju ke arah ketidakaturan. So, sebenarnya tidak ada masalah dalam hidup, asalkan kita bisa mengendalikannya. Cinta nggak pernah bersalah kok! Baik-buruknya kualitas cinta itu tergantung pada kita, gimana cara kita menjalaninya. Pengalaman dan kegagalan yang dulu kan bisa menjadi cermin bagi kita agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Bagaimanapun juga, yang memisahkan antara kegagalan dan kesuksesan adalah usaha. Yah, tapi kita memang harus memulainya. Dan untuk itu modalnya cuma satu. Nyali. Nah, apakah kamu punya?
==>1 hal yang pasti, I like mathematic so much! Dari kecil, kayak berasa jd orang paling aneh se sekolahan krn klo dipooling matapelajaran yg kusukai ini justru menempati posisi terbawah alias paling tidak disukai oleh orang2. Hubungannya ama cinta apa’an nih? Auk deh.. I love mathematics because it’s interesting, memompa adrenalinku utk memecahkan soal2nya.. kadang2 membuat pusing kepala dengan berbagai perkalian atau pertambahan congak mencongak.. but in the end, it will always be sweet. And it’s as sweet as your smile when we laugh together..

Hasilnya, aku semakin memahami cinta. Cinta bagiku itu ibarat vitamin C. (kayaknya pernah denger Yank? ehehe...)Bikin semangat dan memandang hidup jauh lebih baik. Cinta melahirkan sentuhan emosi yang bertingkat-tingkat pada simbol-simbol tertentu (contoh: bunga, warna pink, dll) –sesuatu yang dulu tidak kupahami. Ada perubahan dalam bagaimana cara memandang sesuatu hal dan juga bagaimana cara menimbulkan kesan dari ragam pilihan bahasa yang dipilih. Secara otomatis, dengan cinta, aku merasa bahwa hidupku menjadi makin kaya dan semakin bersemangat untuk menulis lebih banyak hal lagi. Bener deh kata Mas Guruh Soekarno Putra : Mahadaya Cinta!! Rugi kalau nggak pernah jatuh cinta!
==> Yups rugi! Sama ruginya kalo aku gak ktmu kamu.. Jadi apa perlu ditanyakan seberapa beruntungnya aku saat ini? Honey.. I’m so lucky to have you by my side.. I only wait and pray till the time is right for us to be the most luckiest couple, the complete one.

Bisa jadi hingga akhir orang tidak akan pernah tahu misteri cinta. Mungkin pada saat rumus-rumus matematika telah terungkap semuanya, cinta masih berenang-renang dengan anggunnya di area ketidaktahuan dalam pikiran manusia dan orang-orang masih ramai membicarakannya. Namun mungkin itu lebih baik. Karena orang-orang akan selalu penasaran, bertanya, mencari, dan merasakan cinta. Cinta memang mungkin selamanya nggak akan lebih gampang daripada matematika. Tetapi bila kita bisa memperlakukan dengan bijaksana, cinta pasti akan jauh lebih menyenangkan ketimbang matematika. Kamu sepakat?
==> Deal.. deal.. deal.. 1 quote lagi nih Yank… cocok utk cinta.. tak perlu terlalu banyak kalkulasi seperti matematika.. sehingga ia akan lebih indah.

Taken from Leni Wongso (source: http://www.andriewongso.com/)

Selisih paham di dalam kehidupan rumah tangga adalah hal yang biasa. Perbedaan latar belakang, kedewasaan kepribadian, sikap mau menang sendiri dan komunikasi yang kurang terbuka diantara pasangan, biasanya sebagai penyebab perselisihan. Lebih dari itu, entah kapan dan kenapa, cinta menjadi penuh kalkulasi. Si istri merasa, aku kan sudah melakukan “blablabla” , maka kamu “seharusnya” melakukan “blablabla”. Begitu juga dengan si suami. Jika aku sudah melakukan “begini”, kamu harus “begitu” dst. Jika cinta kalkulasi seperti itu, kemana akan di bawa pernikahan ini? Lebih-lebih jika ada ekspektasi/harapan terhadap pasangan kita dan kenyataan tidak sesuai dengan harapan, pasti akan menimbulkan perasaan kecewa, jengkel, marah, benci dan kemudian pertengkaran berkelanjutan di kemudian hari.
Lalu, bagaimana cinta bisa dipertahankan untuk waktu yang lama? Usaha itu harus dimulai dari kesadaran diri sendiri! Yakni : senantiasa berusaha melakukan segala sesuatu dengan tulus dan ikhlas! (jangan merasa rugi bila sudah melakukan suatu kebaikan). Jika cinta didasari dengan keinginan yang ikhlas untuk memberi kepada pasangan kita, niscaya rumah tangga kita akan awet hingga “maut memisahkan kita”.
Semoga melalui perjalanan waktu, dengan belajar terus menerus, kita bisa menjadi manusia yang ikhlas demi kebahagiaan keluarga kita sendiri


Aha aha aha… the last part always tear me off… . Mungkin juga cara aku googling berbagai keyword tadi sesungguhnya sebuah petunjuk, ilham yang kita cari-cari selama ini.

Seiring waktu kita akan belajar menjadi lebih dan lebih baik.. belajar menjadi manusia2 iklas yang mencinta dengan..... bijaksana.



Ps. I love you…

Tuesday, September 09, 2008

Do U Hate Auditors?

Before I start this post, I will give you a brief definitions bout "Auditor". I assume that not everybody knows bout this job (compare with "doctor" or "teacher"). This is taken from wikipedia.




===========
Auditor adalah seseorang yang memiliki kualifikasi tertentu dalam melakukan audit atas laporan keuangan dan kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.
Auditor dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:

- Auditor Pemerintah adalah auditor yang bertugas melakukan audit atas keuangan pada instansi-instansi pemerintah.
- Auditor Intern merupakan auditor yang bekerja pada suatu perusahaan dan oleh karenanya berstatus sebagai pegawai pada perusahaan tersebut. Tugas utamanya ditujukan untuk membantu manajemen perusahaan tempat dimana ia bekerja.
- Auditor Independen atau Akuntan Publik adalah melakukan fungsi pengauditan atas
laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan. Pengauditan ini dilakukan pada perusahaan terbuka, yaitu perusahaan yang go public, perusahaan-perusahaan besar dan juga perusahaan kecil serta organisasi-organisasi yang tidak bertujuan mencari laba. Praktik akuntan publik harus dilakukan melalui suatu Kantor Akuntan Publik (KAP).
===================

Well, believe it or not, our profession is one of the most 'annoying' one. When people are being investigated by police, they tend to be scared. But when people are being examined by auditors, will they be scared or even... intimidating? Auditor is STRESSED OUT!

Here... I'm not trying to tell a story bout my experiences of being an auditor because I feel that mine is too common. I need a lotta more assignments to give some interesting story, I need a lotta more wisdom which I dont have it enough. I just will write some advises and guidelines for me that I've just read. And for you all, to understand what auditors do, hopefully to make you a lil bit nicer to us.


1) Make friends, not enemies.
Auditor eksternal adalah profesi yang memungkinkan loe kenal dengan banyak orang baru di berbagai lingkungan baru. Rugi banget kalo kesempatan itu ga dimanfaatin untuk menambah teman. Bersikap profesional bukan berarti melupakan bahwa loe manusia dan auditee juga manusia, dan dengan kaku membatasi kontak dalam kerangka kerjaan. Dalam banyak kasus gue menemukan justru keluwesan kita dalam berinteraksi memberi banyak kemudahan dalam menyelesaikan tugas. Usaha-usaha remeh tapi tulus yang menunjukkan kita melihat orang itu sebagai pribadi yang utuh, pada gilirannya akan membuka banyak pintu.
==> I find many auditors in right and left extreme. In left extreme, they become so nerd, sharp, mean. In right extreme, they become very talkative and sometimes 'manipulative'. Hoho.. whuteva.. we have to find an ice breaker to get closer to client, which is not easy.

2) Help the client fulfill their commitment.
Pekerjaan audit sangat tergantung pada bantuan klien. Baik itu berupa data-data yang harus disediakan atau waktu auditee untuk melayani pertanyaan dan konfirmasi kita. Penting untuk sejak awal meminta komitmen dari klien berupa jadwal tersedianya data. Nah, tugas kita adalah membantu klien menepati komitmen yang sudah dia buat. Pastikan bahwa kita harus paham betul dengan kesibukan dan agenda internal klien, lalu bantu klien untuk mengerti kebutuhan dan tujuan audit kita, dan jangan cuek dengan birokrasi dan sopan santun organisasi klien dengan menghindari kondisi-kondisi tidak enak dimana kita diberi suguhan aksi seorang atasan yang memarahi bawahannya karena lancang memberi data ke auditor.
Jangan pasif ketika mengunggu data. Sempatkan diri untuk memberi gentle reminder lewat email atau telepon. Jangan lupa menanyakan dengan penuh atensi apakah klien mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan kita.

==> The point is, you have to make your work done, with or without client's friendly support. How??? Be clear, explicit and use your strategy to make them help you. hoho..

3) Don’t corner, give some space.
Jangan melupakan fakta bahwa selain urusan dengan auditor, auditee kita juga harus menghadapi tekanan tugas kesehariannya yang kompleks, apalagi kalau pada saat bersamaan dia juga sedang dikejar deadline proyek internal yang mission critical.
==> Auditee is only a human.. Auditor is also human.. we need to understand them to make us being understood. Yea.. win-win solution laa..

4) Professional scepticism.
Ini mentalitas utama auditor yang ga boleh pernah ketinggalan. Jangan begitu mudah percaya dengan omongan klien atau termakan oleh asumsi2 yang gue buat sendiri. Rule of thumb-nya adalah no evidence, not done. Biasakan untuk selalu based on fact, fakta dan hanya faktalah yang punya tempat di laporan audit. Sedekat apapun hubungan dengan klien, indra curiga ini harus tetap jadi batas yang membedakan kita sebagai seorang profesional.
==> Wew.. this part is tough! Sometimes this make auditors sorta curious-annoying people which are difficult to be satisfied by simple answer without any proof. In the real life, this habbit sometimes is carried. Aarrghhh

5) If you strike, strike with respect.
Dalam banyak kesempatan sebagai auditor loe akan berjumpa dengan yang namanya finding (kesalahan). Terkadang kita dibuat bertanya-tanya apakah klien tidak menghitung risiko yang mungkin sehingga begitu abai dengan kontrol yang sangat penting ? Hal yang utama adalah, betapapun “gemes”nya kita melihat ketidakberesan di klien jangan sampai kita “menghukum” klien. Sampaikan temuan dengan bahasa yang konstruktif dan tidak men-judge. Pastikan untuk selalu mengkonfirmasi sebelum memasukan temuan ke dalam laporan. Jangan lupa juga mengingat rantai birokrasi di klien, setiap temuan harus diinformasikan dari level terbawah baru menuju ke atas.
==> Finding is embarassing for client. That's what auditors must be aware of. We want to solve the finding and client have to accept this. So, respect is a must!

6) What happen in audits, stay in audits.
Kalau soal yang ini pasti semua sudah mengerti. Sebagai auditor, pasti diberikan akses leluasa ke berbagai informasi yang sifatnya confidential. Kepercayaan klien tentu saja harus dijaga, jangan sampai reputasi pribadi dan firma ternoda dengan sebutan auditor ember.==> Frankly speaking, this is the most enjoyable moments when we are in field work. Looking at confidential data is very usefull to add valuable information. We're just not allowed to share it to others. That's all.



Be peace with auditors ya!!!!

Monday, August 25, 2008

Pangeran Tikus and Blog Walking

Long time no see..
long time without blog posting..

I don't make any posting recently because I' m a bit busy to update the view of this blog, especialy layout, classification, etc. Still have many ideas to improve, but now I am trying to get the source. It's like making a house.. I prefer to make renovation of the building before add some new furnitures.

Why did I become too excited to do these?

Lately, still in magabu'ing times, I try to do "blog walking" and I visited many blogs. Well, although I have made blog since 3 years ago.. I never intense pay attention to other blogs, and neither to my blogs itself. Blog when I was still in college is only media for sharing to my cyber friends (which is not much..) and for killing time when I was still working on warnet. The contains was not too deep, I only told about my activities, experiences, and sometimes only 'rubbish' words. Blog when I was working in cikarang is become a lil melancholic, I shared a lot to heal my stress and ease my emotion. Pfuh.. seems I really needed a trash bin ya?

Blog nowadays, for me, is lazy to update. I only write when I really have inspiration and only in a very special occasion. I've lost many cyber friends that used to pay attention to my blogs, so I don't really care to 'refresh' my blogs.

And the result of the blog walking, waww.. I feel so suprised with all the blogs that I've visited.

A very good one.. a very thoughtfull, many comments, good looking layout, several issues that enrich my mind.. Well.. I see a lot blogging competition, and GOSH! how cool! I feel a bit oldfashioned that it's embarassing to still keep my previous 'acakadut' blog (how to say acakadut in english? messy?)

So so so... Now is the time for posting again. Actually I have a serious topic to write, but as I have another experience last night, a ridiculous one, so I prefer to share it, an easy joking moments.

It's about the PANGERAN TIKUS.. mickey mouse. (dah ah pake basa indonesa ajah. Capeeek...past tense smua, hehe)

Ceritanya.. thn lalu pas aku lg tugas ke Bali hmpir sbulan, balik2 nemuin tikus di dlm kamar kos gw. Tadinya jg gak nyadar br stelah gw cek stock indomie kok ada yg bolong n digrogotin.. hiiii... tyus suatu hari kebangun tengah mlm n tu tikus nongol2in kpalanya di deket dipan kasur gw WAAAAAAAAAAA gile ajeee. That was my 1st experience bergaul dg tikus sepanjang sejarah nge'kosku n berakhir dengan terperangkapnya sang pangeran tikus pd jebakan lem tikus. MAMFUS LOE! kekeke.. Waktu itu curiganya dia masuk lewat jendela yg memang aku buka dikit wkt mo ditinggal ke Bali. Nah sejak saat itu kapok lah aku buka2 jendela.

Tyus... kmrn nih.. awalnya agak2 aneh tiap nyapu kamar kok nemuin item2 kecil di lantai, and that's definetely not my shit, is it? hehe... Lagi2 si doi ktauan gara2 aku kbangun tengah mlm (maybe God want me to meet the mouse kali ye?). Kecil2 si tikus lari2an dari pojok ke pojok. Anjirr... gw cm bs jejeritan tanpa tau musti ngapain. Tapi klo yg ini, dia blm smpet make any harm in my room sih.. Gilingan.. ga bs tidur deh ngebayangin tuh tikus lari2an di balik lemari gw or dibawah dipan kasur gw or wherever it likes to. JIJAY! Langsung lah pertolongan pertama besoknya gw bersihin sluruh kamar. Gw angkat dipan kasur, gw sapu smua kolong, gw pel, abis itu gw kasih kapur barus dimana2. Biar pada mabok, asal trus jangan pada drunk party aja tuh tikus2. Singular or plural? Nah itu jg gw gak yakin.. ketangkep basah lari2an di dpn mataku sih skitar 3 kali, tp apakah itu pacarnya? anaknya? ato dia sndiri yg emang mo manuver 3 kali di dpn mataku? (caper bener?) weee.. nobody knows.. dan kayak gini nih penampakan si tikus tea..
Huhhh... akhirnya aku pake cara lama.. kluarin dah tu lem tikus.. Ettss... tp last night when I set the trap, TIBA2 TIKUSNYA DENGAN GAGAH BERANI NONGOL2 N LARI2AN! Perkiraanku dia lg mabok ama kapur barus yg aku taburin. trus kyknya dia cr jln kluar deh.. Hmmm.. manuver ke 2, dia deket2in pintu kamarku n SLUURRTT eehh badannya tiba2 kayak karet bs nyempil kluar lewat bawah pintuku. HEBAT YAH? hehe...

Yawsdah.. jebakan lem tikus tetep terpasang. Siapa tau nyak bini nye masi ngendon dibawah meja kan? Tapi berarti dia dtg bukan lwt jendela donk yach? Trus gmn caranya aku bs prevent my room klo dia bs masup lewat sela2 bawah pintu? Haiyaa.. Pasrah aja deh skrg.. tabur2 kapur barus aja terus. last chat with my bf, dia bilang "ngrental kucing ajah! seminggu lah.. biar tikusnya pergi.." hihihi.. .

Tuesday, July 15, 2008

Sedikit Berpanjang, sambil Mengenang Rasa...

Ready for long posting? [read also my footnote by checking this sign: (*)]

Hehe... ceritanya.. hari ini hari sapu2 komputerku.. Yep! bagian2 masa lalu mulai terhapus satu persatu. Si Gungun yang menemaniku sejak kelas 2 SMA, mengarungi kejamnya jalan kelam n panas terik mentari, udah dijual pan ma bokap. "baiklah.." Trus si Kompie nih giliran bakal digusur dari kancah 'perbendaharaan kepemilikan' dan lagi2 aku cuma berkata "baiklah..". It's okay beibeh.. Nothing's gonna last forever walaupun aku ini cenderung sifatnya 'historical'*

Trus... sapu2 itu bikin mengenang so pasti... beberapa data sudah diamankan ditempat yang aman.. nah beberapa data yg gak perlu pengamanan ya kudu di delete. Menuh2in hardisk! lagian being to historical itu sometimes waste your memory. Aku masih keinget gimana sayangnya aku buang buku2 catetanku waktu SMP n SMA (karna sudah kubuat dengan sangat rapi n easy to learn, sistematis bo! sayang banget tuh klo mpe dibuang... bisa bikin ujian loe bagus itu!!! hihihi narsis), berharap someone could use it, n akhirnya.. TETEP MUSTI DIBUANG PAN? ya iyyyalaah masak ya iyyadong.. secara kurikulum anak sekolah kan berubah and knowledge terus berkembang, means... what U have in the past might has been soooo oldfashioned, means KUNO ABESSS. hmm.. dan dengan pasrahnya, sekali lagi.. "baiklah.."

Key.. 1 file yang dibuang sayang tapi tak perlu dikenang, jadi ya ujung2nya "baiklah.. dibuang sajah.." yaitu file diaryku. Ntu diary sejak jaman bli komputer pertama kali, and it was dated 17 April 2003. WAAAAAA SEPERTI BARANG KUNO ANTIK DUONK.. hihihi

Nah.. berhubung ntu file gede (loadingnya lelet bener..) n useless lah klo musti di burn ke CD sgala... itu bentuknya juga word file, and 10 MB, and penuh lirik2 lagu, some pictures, some photos, and of course MY BIGGEST SECRET. hihihi.. gak segitu2nya amat sih.. coz itu lebih banyak isinya curahan hati emosi.. kegiatan sehari2.. lovely life.. de el el dah! lengkap! And about the file.. I would delete it after I am satisfied reading, and save some good words.. and then.. BYE BYE HONEY!! TILL WE MEET AGAIN!!

And today,
I am still magabuing** in office, and then I decided to read those files one by one. Sometimes sad, sometimes laugh, sometimes just smile.. haha.. Mengenang masa lalu memang kadang2 bikin bergidik, tp mostly.. AKU UDAH LUPA COY! whuteva.. kan cuman mo mengenang.. bukan mo mengingat2.. jd klo lupa yowis ceriwis laa..
But then, I am admiring myself. But my past of myself. Means... lagi2 terkadang gak percaya aku bisa nulis 'such a ridiculous word' or 'wisdom'. Romantis cui! Skarang gw gak bakalan bs mpe ngluarin kata2 kyk gitu. let me copy it for you here..

RASANYA SENDU
-20 april 2003-
Aku tidak pula yakin mana yang lebih benar, tidak pula yakin mana yang paling tepat. Lepas dari lingkaran, atau terbang dengan terbeban? Kebebasan itu sempat membuatku maju, mengantarkanku pada semangat, gairah yang tak kenal lelah, penuh ambisi mengisi hati. Menyusun kembali reruntuhan dengan serpihan kegembiraan. Walaupun.. aku sempat merasa matirasa, merasa datar, teratur dan sekaligus cerdas. Kini aku kembali terbang... menggapai mimpiku, berhayal tentang bahagia, tersenyum ditengah keramaian tapi sambil tetap membayangkanmu. Aku merasa bodoh... Berpikir tentangmu diantara ribuan orang disekitarku.. telah membuatku merasa sendu.

Yuhu... lumayan lah..
and then another diary...........................................

TOLONG BANTU AKU
-11 juni 2003-

Tolong bantu aku yang tak kau kenal ini.
Tolong aku setulusnya, tanpa perlu menunggu imbalannya. Aku tak punya apa-apa.. aku tak bisa menjanjikan apa-apa.
Aku hanya sebentuk jiwa yang lahir dari perut bumi, ingin meregang erat pada hidup, tapi tak kuasa menghadapi nasib. Aku hanyalah sebutir peluru yang dilepaskan tanpa tau ingin melesat kemana. Aku hanya seseorang yang ingin bersandar,, tapi sekaligus kukuh mempertahankan ego.
Aku lelah mengais asa dan berlari mencari damai. Aku sadar aku tak bisa terus menghindari dunia maupun bersembunyi dari semuanya. Kuakui aku takut... takut sekali akan semuanya. Hingga aku memilih menutup semua celah, aku memilih untuk merajut sensitivitas. Aku hanya ingin merasa tenang ditengah peperangan dalam hatiku. TOLONG JANGAN GANGGU AKU, teriakku pada semua orang. Aku tengah berusaha mencintai diriku sendiri...
Tolong aku.. aku memohon hingga lutut kaku, hingga kaurasa syahdu.
Tolong bantu aku menemukan indahnya ketegaran tanpa perlu takut. Ajari aku berdamai dengan kesalahanku, memaafkan ketololanku, mengampuni masa lalu. Berikan padaku ketenangan lalu buatlah aku percaya akan sebentuk ketulusan. Bantu aku kembali pada ceria, pada hal-hal sederhana, pada semangat, keluguan dan nurani. Bantu aku melihat kekuatan kehidupan.
Walau kau juga tak tau caranya.. setidaknya... kumohon bantu aku untuk mempercayai kasih sayang yang berlimpah, Tolong aku untuk kembali mengagumi cinta.


Whiiii not bad... itu kyknya gw lg patah hati? Umm.. ntahlah gw dah lupaaaa hewkekekeke
Well well well, isinya gak mlulu soal cinta2an or perasaan hati kok.. dari diary itu jg br kerasa betapa sibuknya aku yang dahulu.. betapa aktifnya dan betapa gak punya capeknya. Lah skarang manja bener baru lembur dikit ajeeee. Ya maklumlah.. jiwa muda euy! let me share one...

BUSY ACTIVITIES
-16 april 2003-

Detail kehidupanku hari ini :
Bangun pagi dingin banget bikin aku nggak pingin beranjak dari tempat tidur dan bahkan menutupi seluruh badan dengan selimut. Aseli tadi pagi aku bener2 dibikin menggigil. Telapak tangan dan kakiku sangat dingin. Jam 7 aku keluar ngabisin jagung yang kemaren, trus ngemil bentar ngisi kalori. ½ 8an aku buka buku DDP*** baca bahan presentasiku. Jam 8 mulai siap2 kuliah, mandi,dll. Jam 9 brangkat ke kampus. Kuliah AKM 1*** jam 9.15-10.30. lumayan seneng karena nilai kuisku kemaren 100. Jam 10.30 ke kafe aku minum jeruk panas n ngemilin peyem oleh2 leony. Jam 11 masuk perpus n baca ddp lagi ampe jam 12an. Seneng juga di perpus karna sempet liat nilai manajemenku yg baru kluar. Dapet A.
Trus jam 12.15 beli kue, aku takut telat ddp n buru2 masuk kelas. Ternyata malah dihadang sama si Marshal (pasangan presentasi). Kueku masih separo n si bapak dosen masuk. Kuliah ddp duduk di sebelah marshal smpet disuitin ama dinda N kiki, tapi aduh ni anak bikin gue mati gaya. There’s something about me that make him jealous n tease me. I feel a bit uncomfortable, but i have to handle it coz we will have our presentation on next Monday.
Jam 14.45 kuliah selese n aku nyari’in mas ardi di selasar karena bakal ada rapat IA. Rapat omong2 ttg english club sampe jam 15.45, rencana buat gak aerobik malah kulanggar sendiri. Aku minta ijin cabut buat aerobik. Buru2 pulang n ganti baju, aku aerobik dari jam 16.00-17.00. Selese aerobik aku baru inget belom ngapal gerakan n bikin koreografi. Langsung bikin n kuhafalin. Jam 18.00 aku sekarat, laper n cuapek banget (sempet bobok bentar di atas matras malah). Aku minta ijin pulang buat ngisi perut dengan peyem n kue sisa tadi siang. Aku dah pasrah aja kalo bakalan sudukan perutku. Aku bener2 butuh asupan kalori.
Jam 18.30 balik lagi ke cakra kembang****, aku dateng langsung warming up n low impact. Sambung presentasi gerakan low impact. Jam 19.30 selesai, aku pulang n sampe rumah udah ngga pingin makan apa2. sempet bengong sebelum akhirnya bales smsnya arin n lora, trus mandi, ngepel kamar, n sekarang duduk di depan komputer main games n curhat ke kamu kompie.........


Wuii... capek bener... mbacanya aja capek..
Again.. words that beautiful.. Must have been coppied here...

PERNAHKAH KAMU
-15 februari 2004-

Pernahkah kamu merasa begitu termotivasi menjalani hidupmu karena ada seseorang yang kau yakin memberikan kejutan terindah? Kau begitu yakin dia akan bangga akan apa yang kau lakukan, pencapaian yang kau hasilkan, mengagumimu dengan segala keterbatasanmu, hingga tak henti2nya kau bergerak, melaju, dan beraktivitas tanpa kenal lelah.
Tapi....
Pernahkah kamu merasa begitu tak pasti menghadapi dunia, menunggu-nunggu dalam kebimbangan, tenggelam dalam kecurigaan, menela’ah ke-misterius-an, berperang dengan logika dan perasaan..Kemudian waktu seakan berlalu begitu cepat tanpa makna darinya, kekosongan menghimpit ditengah kesibukan yang kau ciptakan sendiri.asa demi asa terajut manis tanpa akhir, tapi tetap saja semua seperti khayalan yang tak henti-hentinya mewabah.
Kemudian...
Pernahkah kamu merasa begitu terikat? Bersorak bahagia akan hal-hal kecil dan sepele yang seperti mempertemukan kedua hati. Menghadapi orang lain dengan senyum yang tertuju hanya padanya. Memandangi semua sudut kota sambil menghubung-hubungkan sekenanya. Mencari arti dibalik pertanda, mencari pengait dibalik kejadian-kejadian yang tak terkait.Merasa memiliki, merasa memahami setiap nafas dan pengalaman yang terjadi, merasa dan terus merasa dia ada, tapi tak jua tiba.
Kubertanya padamu...
Pernahkah kamu merasa begitu muak melakukan sesuatu yang semestinya kau lakukan, hanya karena adanya secuil harapan semu? Harapan yang bodoh, tapi membahagiakan. Harapan yang terlalu jauh menurut dunia, tapi begitu dekat dalam alam mimpimu. Haruskah tetap kau lakukan? Tentu saja kau takut kehilangan kehidupanmu, tapi, begitu inginnya kukejar impian hingga tak bersisa lagi dalam ruang penyimpanan perasaanku yang mendesak, menghimpit pernafasan, menguras tenaga, cita-cita dan masa depanku. Sungguh keterpaksaan ini menyiksa. Tapi inilah solusi. Inilah kenyataan, inilah alam pikir kedewasaan, dan inilah segala kemunafikan.
Sungguh sial.... karena,
Pernahkah kamu merasakan bahagia dan derita pada satu garis lurus yang tak terpisahkan? Deru keceriaan sesaat yang sungguh membuat jiwa ini bersemi, dan lalu merekah, tapi perlahan-lahan retak disana-sini, lalu menunggu saatnya pecah hancur berkeping-keping.
Sungguh aku merasa begitu lelah..............


Satu lagi puitisnya gw jaman dulu.. ordinary poem la...

PUISI UNTUK SANG PENA
-18 September 2005-

Sebuah pena meregang nyawa
Ingin tumpahkan tinta
Tapi pada siapa pena bisa torehkan isinya?
Pada kertas koran? Percuma.. tulisannya tak kan bisa menyaingi berita.
Pada batu bisu? Untuk apa... goresannya tak kan mampu terlihat
Pada selembar daun? Tetap tak kan terbaca sekaligus daunnya akan robek.
Tidak.. pena tidak boleh merusak apapun, termasuk robeknya sang daun

Ah... Sang pena rindukan kertas..
Kertas putih yang akan mengukir indah semua guratan-guratan tinta
Tapi hal itupun tak pasti
Seringkali kertas yang semula kelihatan suci,
jadi memburam tatkala pena telah terlanjur menari diatasnya

Pena harus bisa belajar.
Tak boleh salah, tak boleh kalah.
Tapi dalam tekadnya itu.. ia lelah.. sungguh lelah
Dimana lagi kutemukan ketulusan dunia dan kebenaran hati?
Hingga kesedihan yang terpancar lewat keanggunan sungguh menyiksa

Sebuah pena meregang nyawa
Terbebani tinta
Luapan tersia-sia


okey dokey.. Itu tadi kan melow2nya guwe.. yg laen ga penting2 amat sih.. palingan lg PMS.. ato keadaan lg seneng atas achievement2 gw.. ato kondisi khawatir yg bikin gundah gulana.. gimana ngadepin orang.. ngadepin gebetan.. ngadepin sahabat.. blablabla. Trus trakhir yg bakal aku posting disini, cerita awal aku ngebikin skripsi, hummph.. part of my life that create my future. Coz without it I wouldn't have been graduated, without being graduated I wouldn't be moved to Jakarta and work and write such a blog in my magabuing time just like now, rite?

ABOUT SKRIPSI
-20 Oktober 2005-

Tadi pak dosen udah ACC. Bagiku itu sudah lebih dari cukup. Aku sendiri sadar kalo skripsiku blum ada apa2nya. Masih perlu lebih banyak lagi perjuangan.. masih banyak lagi pemahaman.. masih banyak lagi yang harus kuselesaikan. Tapi at least.. kerangka kerjaku sudah jelas. Sekarang tinggal atur waktu.. kapan akan kukerjakan. Bukan hanya itu... setelah ujian pendadaran masih ada ujian compre. Itu konon kabar.. SULITNYA MINTAK AMPUN! Well.. i’m juz a student here.. n my primary obligation is STUDY! So why shoud I sigh? Yes i’m ready to work hard after thiz.

a. Masih ada studi literatur yang akan melibatkan banyak sekali paper, dan sebelumnya, akan sangat banyak menghabiskan waktuku untuk hunting literatur di perpustakaan dan di internet
b. Masih ada pencarian data di pasar modal dan aku harus mempelajari satu demi satu laporan keuangan. Are U ready gal? Yes i must ready. Coz... I LIKE THIZ! Setelah kusadari.. satu2nya yang membuatku tertarik pada akuntansi adalah laporan keuangannya. Audit tidak membuatku terlalu interest. Karna ia melulu mencari kesalahan dan meneliti pekerjaan orang lain. Perpajakan sedikit membuatku senang karena hampir selalu dapat diaplikasikan di luar akuntansi sekalipun. Tapi tetap saja.. terlalu jauh dari duniaku. Akuntansi manajemen? Hmm.. suka sih.. tapi terlalu berbau korporasi besar. Aku tidak ingin menjadi bawahan di sebuah perusahaan besar yang akan membuatku merasa nyaman tapi selalu bergantung. Sistim informasi? Terus terang tidak pernah mendalami ini terlalu dalam karena merasa punya kakak yang sangat ‘basah’ di bidang ini. Skripsiku berkecimpung pada masalah laporan keuangan, lebih menekankan pada prinsip2 akuntansi dan teori. Aku menyukainya karna ini aplikatif sifatnya. Dengan menguasai variasi pelaporan keuangan, kuharap aku menguasai seluk beluk pencatatan akuntansi yang bisa diterapkan langsung pada perusahaan apapun.
c. Masih ada pengolahan data yang melibatkan berbagai metode statistik. Dame.. aku benar2 tampak bodoh di depan bapaknya tadi karna udah lupa seluruh metode2 analisa data. Belum lagi metodologi penelitiannya. Hwaduhh....
d. Setelah itu semua terlewati, tinggal bikin kesimpulan, bikin penjilidan, dll. Lalu mulai mempersiapkan pendadaran, compre, hmmm after that? WISUDA!!

At least.. klo semua itu bisa selesai sebelum februari, kamu punya waktu banyak untuk santai dan berlibur. Okay???? BALI I’M COMING! JAKARTA.. WAIT 4 MEE...


Finish.. and proudly announce that those writings... the file of my diary.. have been ALREADY DELETED!
=)

============
footnote:
*) Historical = My own term. Maksudnya kadang2 benda2 bernilai historis itu begitu kusayang2 and kusimpan2 sebelum akhirnya dibuang juga krn menuh2in tmpat n useless. I appreciate my past and benda2 yang pernah berjasa untukku.
**) Magabuing = Dari asal kata 'magabu' stands from MAkan GAji BUta, keadaan di kantor ga ada klien, ga ada kerjaan, ngenet doank.. yea... gitu deh
***) Mata Kuliahku.. DDP = Dasar Dasar Pemasaran, AKM = Akuntansi Keuangan Menengah
****) Cakra Kembang = My Fitness Centre.. I have been trained for my aerobic instructur class here